BENDE SEGUGUK
Headlines News :

Latest Post

LP Kayuagung Mendesak difungsikan

Written By nur on Minggu, 29 Juli 2012 | 10.17

KAYUAGUNG – Lembaga Pemasyarakatan (LP) kelas II Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang dibangun sejak tahun 2010 lalu saat ini sudah rampung tampaknya mendesak untuk difungsikan, hal ini mengingat LP Tanjung Raja Ogan Ilir sudah Over Kapasitas sehingga sudah tidak layak lagi untuk ditempati para warga binaan.

Menurut Zakaria Humas Kementrian Hukum dan HAM Sumatera Selatan saat dikonfirmasi kemarin, memang kondisi LP Tanjung Raja sudah over kapastias, oleh sebab itu pihaknya dalam waktu dekat akan segera dioperasikan LP Kelas III Kayuagung dalam waktu satu hingga dua bulan mendatang.

Menurutnya, beberapa waktu lalu pihaknya sudah meninjau ke Lapas kelas III Kayuagung, dan dari hasil survey tersebut meskipun bangunan sudah rampung tapi masih banyak kekurangan seperti belum adanya listrik dan air begitupun dengan jalan menuju kelapas yang belum diaspal.

”Memang pembangunan  fisik gedungnya sudah selesai, tetapi listrik, air bersih, mobiler dan perlengkapan lainya belum tersedia,” ujar Zakaria.

Dikatakannya, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir terkait pemasangan Listrik dan PDAM

“Kita sudah mengirimi surat kepada pemerintah setempat dan mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa direalisasikan sedangkan untuk pembangunan lainnya seperti pengaspalan jalan dan pembangunan ada kucuran dana dari pusat”jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk Lapas kelas III Kayuagung sudah ditunjuk pejabat sementara, sehingga dalam waktu dekat Lapas Kelas III kayuagung yang berkapasitas 500 orang ini bisa segera difungsikan karena Lapas kelas II Tanjung Raja Ogan Ilir sudah over kapasitas.

Kepala Lapas Tanjung Raja Ogan Ilir,Gede Ahyar BCIP, S.H, melalului Kaur kepegawaian dan Keuangan Purnawan Dahri mengatakan, saat ini LP tanjung raja OI sudah dihuni  kurang lebih 800 orang tahanan, Padahal idealnya kapasitas Lapas ini cukup dihuni 300 orang. harus diakui bahwa meningkatnya penghuni penjara ini berarti kinerja aparat penegak hukum di wilayah hukum Polres OKI dan OI cukup baik. Tetapi terjadi masalah saat di didalam LP, karena sudah over kapasitas.

Dikatakannya, untuk pembangunan fisik LP Kayuagung, belum sepenuhnya rampung karena masih ada pembangunan tahap kedua seperti pembangunan jalan dan tempat ibadah seperti masjid dan gereja menurutnya lagi, pihaknya belum mendapatkan informasi dari pusat kapan lapas kayuagung ini bisa difungsikan.

“Kita berharap lapas kayuagung ini bisa segera difungsikan para tahanan yang ada di LP Tanjungraja bisa kita oper ke LP Kayuagung, sehingga seluruh tahanan bisa tertampung dengan baik dan tidak akan muncul masalah di dalam sel, apalagi kapasitas LP Kayuagung mencapai 500 orang,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD OKI Aksweni, beberapa waktu lalu mengatakan bahwa LP Kayuagung sudah sangat mendesak untuk beroperasi.
”Saat ini LP Tanjung Raja yang kapasitasnya hanya 300 orang sudah dihuni lebih dari 700 orang, kasihan melihat tanahan harus berdesakan, Kemenkumham harus secepatnya mengoperasikan LP kayuagung,” katanya.

Pihaknya berharap, Kemenkumham dapat segera melengkapi kekurangan di LP Kayuagung, seperti listrik, air bersih dan Mobiler.

”Dengan penghuni lapas over kapasitas tentu saja membuat kinerja petugas lapas tidak maksimal. Karena memaksa di setiap blok tahanan dihuni minimal 10 orang lebih,” terangnya. (zhva)

Ribuan Warga Jejawi Sambut Ishak Mekki

Written By nur on Rabu, 11 Juli 2012 | 05.13

H Ishak Mekki

Sekitar sepuluh ribu warga Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tumpah ruah memadati lapangan SD Negeri 1 Lingkis, menyambut kehadiran Bupati OKI Ir H Ishak Mekki yang datang menghadiri kegiatan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM), Hari Keluarga Nasional ke 19 dan Kesatuan Gerak PKK ke 40 tahun 2012, Rabu (11/7).

Selain menghadiri kegiatan tersebut, kehadiran massa yang luar biasa banyak ini juga menyatakan dukungannya kepada Bupati OKI Ir H Ishak Mekki MM untuk maju sebagai Calon Gubernur Sumsel Pada Pilkada Mendatang.

Selain dihadiri Bupati OKI Ir H Ishak Mekki MM, dan Ketua TP PKK Hj Tartila Ishak, kegiatan tersebut juga dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Wakil Bupati OKI H Engga Dewata , Pejabat dalam lingkungan Pemkab OKI.

Tokoh Masyarakat Jejawi, H Mahmud atas nama seluruh masyarakat Jejawi menyatakan siap untuk menghantarkan Ishak Mekki sebagai Gubernur Sumsel 2013-2018, menurutnya sejak sepengetahuannya hingga saat ini belum pernah ada putra terbaik dari Kabupaten OKI yang menyatakan siap untuk menjadi gubernur.

“Selama ini belum pernah ada putra terbaik dari OKI yang maju sebagai calon gubernur, sekarang ada Pak Ishak Mekki, sudah seharusnya kita mendukungnya karena putra terbaik OKI,” ujarnya yang dibalas gemuruh tepuk tangan.
Hj Tartila Ishak menyerahkan potongan tumpeng kepada Bupati OKI
Menurut Mahmud, sosok Ishak Mekki adalah pemimpin yang santut, religius dan cerdas, ditangannya Kabupaten OKI mengalami kemajuan yang pesat disegala bidang, oleh karena itu dirinya menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat Kecamatan Jejawi khusunya untuk merapatkan barisan dan dapat memenangkan Ishak Mekki Pada Pilkada gubernur 2013 mendatang.

“Kami ucapkan terima kasih atas dipilihnya kecamatan Jejawi terutama desa Lingkis sebagai tempat kegiatan ini, satu hal yang lebih penting, jika kita semua mendoakan Pak Ishak dengan Ikhlas mudah-mudahan akan dikabulkan oleh Allah, SWT,” ujarnya seraya menutup sambutan dengan pantun.
Camat Kota Kayuagung Terima Piala dari Bupati OKI
Sementara itu Bupati OKI Ir H Ishak Mekki MM dalam sambutannya mengatakan, momentum peringatan hari ini bukan hanya kegiatan serimonial saja, namun lebih kepada mengingat akan komitmen bersama untuk mewujudkan apa yang telah diprogramkan.
Gotong Royong saat ini sudah mulai luntur ditengah masyarakat, bahkan sebagian sudah mulai meninggalkannya,  padahal gotong royong merupakan pondasi dan akar dalam melaksanakan pembangunan diberbagai bidang.
“Jika kita lakukan dengan gotong royong semua akan terasa lebih ringan, seperti untuk keamanan dengan menggiatkan poskamling tentu keamanan akan semakin terjaga,” ujar Ishak seraya mengatakan dengan pembangunan keluarga juga menjadi dasar dalam pembangunan bangsa yang maju.

Ishak Mekki Menyerahkan Kursi Roda 
Menanggapi Dukungan dari puluhan ribu warga Jejawi, Ishak secara lantang mengucapkan terima kasih, menurutnya, dukungan tersebut akan menjadi spirit dalam menghadapi pilkada 2013 mendatang, selain itu Ishak juga menyampaikan keinginan untuk maju sebagai calon gubernur bukan karena haus akan jabatan, akan tetapi bagaimana dapat berbuat lebih banyak untuk masyarakat.

“Filosofi saya hidup hanya sebentar, maka bagaimana membuat hidup akan bermanfaat dengan berbuat lebih banyak untuk masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut Ishak menerangkan, selama ini pemkab OKI telah berupaya untuk melaksanakan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat melalui Program P2M2, PNPM, PPIP, Pamsimas, Koperasi dan lain-lain, meski dengan anggaran yang sangat terbatas yang tidak sebanding dengan luas Kabupaten OKI, namun pembangunan terus berlanjut.
“Pada tahun 2005 angka kemiskinan di OKI mencapai 24,8 persen dan ditahun 2010 menurun menjadi 15,2 persen dan saya berupaya diakhir masa jabatan sebagai bupati angka ini akan diupayakan hingga 2-3 persen saja.”katanya.
Dalam kesempatan yang sama Ketua TP PKK OKI mengatakan dalam usia 40 tahun TP PKK terus berusaha memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan keluarga dan masyarakat OKI melalui 10 program pokoknya, beberapa kegiatan pemerintah bisa disinergikan dan dimitrakan dengan TP PKK Kabupaten OKI.
Para undangan yang hadir
Beberapa program prioritas Tim Penggerak PKK Kabupaten OKI yang disenergikan dengan Pemkab OKI, diantara dibidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan hidup. seperti memfasilitasi berdirinya Rumah Pintar (Rumpin). Pemberdayaan industri rumah tangga melalui pembinaan terhadap kelompok UP2K.
”Alhamdulilah berkat upaya ini kita diapresiasasi secara nasional maupun dunia seperti diterimanya penghargaan Jasa Bhakti Koperasi, Kalpataru, Pengelola mobil hijau dan terakhir dari Eno Silver Award” lanjut Tartilah.

Diakhir acara juga diberikan berbagai bantuan untuk masyarakat serta pembagian tropy bagi para pemenang berbagai perlombaan.(zhva/advetorial)

Harga Elpiji 3 Kg Meroket

KAYUAGUNG – Harga gas elpiji 3 kilogram di Kecamatan Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) untuk tingkat pengecer meroket dari harga biasanya, dimana sebelumnya Rp. 14 ribu pertabung kini naik menjadi Rp. 15 ribu/tabung, bahkan ada yang sudah mencapai Rp. 20 ribu/tabung.

Kenaikan harga ini sebagai salah satu akibat dari pembatasan alokasi gas elpiji 3 kilogram yang telah dilakukan sejak 1 Juni yang lalu, hal ini membuat pasokan elpiji di beberapa daerah termasuk di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berkurang. 

Rudi salah satu pegawai subagen gas Elpiji di Kota Kayuagung mengaku kalau selama ini pasokan elpiji 3 kg lebih dari 10 tabung, tetapi sekarang dikurangi. 

“Dengan dikuranginya suplai ini, tentu membuat harga elpiji naik, memang kenaikannya tidak begitu tinggi, menurut kami masih wajar karena hanya mengalami kenaikan Rp 1.000/tabung,” ujarnya, Rabu (11/7).

Diakuinya, memang dampak yang dirasakan akibat pembatasan itu, mulai berimbas pada kelangkaan pasokan elpiji.

“Sekarang harga elpiji 3 kg di tingkat pengecer bisa tembus Rp 17.000-Rp20.000,” ungkapnya.

Sementara itu menurut Nuaraisyah, ibu rumah tangga yang tinggal Kelurahan Jua-Jua, Kecamatan Kayuagung, mengeluhkan sulitnya memperoleh elpiji 3 kg, sebab tidak disetiap agen gas elpiji tersedia tabung 3 Kg.

“Kalau di toko sulit mencarinya mas. Kita beli langsung di agen, itupun harganya sudah naik menjadi Rp15.000,” ungkapnya. 

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten OKI, Mahmud Iswan, berdasarkan Perpres No 104/2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga Elpiji Tabung 3 Kg dan Permen ESDM No 021/2007 tentang Penyelenggaraan Penyediaan dan Pendistribusian elpiji tabung 3 kg disebutkan, bahwa tabung tersebut diperuntukkan khusus untuk rumah tangga dan usaha mikro. 

“Pengguna elpiji 3 kg di luar ketentuan itu secara hukum merupakan perbuatan terlarang dan harus disikapi secara tegas oleh aparat berwenang, pengawasan akan kita lakukan terus bersama aparat terkait,” tukasnya seraya berharap penggunaan elpiji 3 kg harus didistribusikan secara tepat. Jangan sampai dipakai oleh kalangan industri.

Dikatakannya, masyarakat juga bisa melapor, jika berdasarkan data di lapangan harga menang mengalami kenaikan, tetapi masih dalam tahap wajar hanya naik Rp 1.000.

“Sejak Mei lalu, Pertamina sudah mengurangi kuota elpiji 3kg sebesar 10- 15 persen. Juni ini lebih ekstrem lagi pengurangannya, antara 15- 20 persen,” urainya.

Menurutnya pengurangan inilah yang mengancam stok elpiji 3 kg di pasaran, apalagi menjelang ramadhan, kebutuhan akan gas elpiji tentu mengalami peningkatan.

 “Kondisi ini sangat riskan apalagi menjelang bulan suci Ramadan. jika barang langka wajar saja jika ada kenaikan harga, tentu kita tidak ingin kenaikan harga itu melebihi batas kewajaran,” pungkasnya. (zhva)

Ambil Kayu Dikebun, Dikeroyok Sekelompok Warga

KAYUAGUNG  Saat sedang asyik mencari kayu bakar didalam kebunnya, tiga warga Desa Menang Raya Kecamatan  Pedamaran Kabupaten Ogan Komering ILir (OKI) yakni Rusdi (48), Gormin (56), dan Senin (52) diserang sekelompok warga secara tiba-tiba.

Akibat serangan itu korban Rusdi,  Rabu (11/7) sore sekitar pukul 16.00 WIB harus dilarikan ke ruang gawat darurat RSUD Kayuagung, sementara dua temannya berhasil melarikan diri dari serangan sekelompok warga tersebut.

Informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa ini bermula ketika korban Rusdi bersama rekannya yakni Gormin dan Senin yang tinggal satu desa tengah mencari kayu bakar di kebun milik mereka di Desa Menang Raya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten OKI.
Korban Rudi saat dirawat di RSUD Kayuagung
Ditengah asyiknya mengambil kayu bakar, aktifitas mereka terhenti ketika sekelompok warga yang berjumlah lebih dari 10 orang ini mendatangi mereka sembari membawa senjata tajam jenis parang dan golok. Selanjutnya, korban dengan sekelompok warga yang diduga diketuai Romlan itu terlibat cekcok mulut dan akhirnya terlibat adu fisik.

Pelaku Romlan dan rekan-rekannya langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban Rusdi, sementara dua rekan korban berhasil melarikan diri dari amukan sekelompok warga tersebut dan langsung melaporkannya ke aparat pemerintahan desa, sehingga aksi bentrok tersebut dapat dilerai. Namun demikian, korban Rusdi harus dilarikan ke RSUD Kayuagung karena mengalami luka yang cukup serius di bagian muka, kepala serta di sekujur tubuhnya.

Korban Rusdi ketika dimintai keterangan mengaku memang antara keluarganya dengan keluarga pelaku sedang bersitegang lantaran saling klaim lahan seluas 25 hektar di Desa Menang Raya, Kecamatan Pedamaran, dimana kasusnya saat ini sedang dilakukan banding di Pengadilan Tinggi Palembang.

“Kami sedang mencari kayu bakar bertiga, lalu tiba-tiba Romlan dan beberapa orang lainnya mengeroyok kami, mereka menduga kami tengah menggarap lahan yang sedang sengketa, tapi sebenarnya kami sedang mencari kayu bakar dan itu di lahan milik kami sendiri,” cetusnya.

Rusdi juga mengaku dirinya tidak mengetahui siapa saja yang melakukan pengeroyokan terhadap dirinya, namun yang jelas saat itu sekelompok warga diketuai oleh Romlan.

“Saya tidak sempat menghindar, orang-orang yang diajak Romlan langsung mengeroyok saya dan saya sempat pingsan,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres OKI, AKBP Agus Fatchulloh SIk didampingi Kasat Reskrim, AKP H Surachman dan Kapolsek Pedamaran, AKP Rosidi ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut dan pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap Romlan Cs.

“Kami sudah menerima laporannya dan pelaku masih dalam pengejaran,” tandasnya seraya mengatakan, pihaknya belum mengetahui dengan jelas apa motif kejadian tersebut.(zhva)

Sungai SP Padang Tercemar

KAYUAGUNG – Kondisi sungai Komering di Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sudah mulai tercemar oleh berbagai limbah baik rumah tangga maupun limbah lainnya, hal ini menyebabkan banyak ikan yang mati keracunan, oleh karenanya kondisi sungai yang sudah mulai dangkal ini sudah sepatutnya dilakukan normalisasi.

Menurut Camat SP Padang, Suhaimi, bahwa bebera minggu belakangan ini pihaknya sering menerima laporan dari masyarakat khususnya para petani budidaya ikan, bahwa belakangan ini ikan banyak yang mati, diduga akibat dari air sungai yang sudah tercemar.

“Memang belakangan ini banyak ikan di sungai yang mati, bahkan ikan milik masyarakat yang dibudidaya menggunakan tambak, banyak yang mati, diduga akibat kondisi air yang sudah tercemar,” ujar Suhaimi.

Dijelaskannya memang kondisi warna air Sungai Komering di Kecamatan SP Padang sudah sangat keruh dan tidak layak lagi di konsumsi masyarakat, bahkan dipakai untuk mandi saja sudah tidak layak lagi,

” Masyarakat banyak yang gatal-gatal akibat mandi dengan air sungai tersebut, air ini sudah tercemar limbah rumah tangga dan limbah lainya,” ujar Suhaimi.

Pihaknya berharap pemerintah memalai dinas terkait bisa melakukan Normalisasi sungai dan pengerukan, karena kondisi sungai juga sudah dangkal, kotor  dan keruh.

”Mengingat 80% masyarakat masih menggunakan air sungai untuk kehidupan sehari-hari, jika sudah dilakukan rekalmasi tentu sangat membantu masyarakat dan mengurangai pencemaran sungai,” ungkapnya.

Pihak Kecamatan Juga berharap Badan Lingkungan Hidup (BLH), bisa melakukan pemeriksaan kualitas air sungai tersebut agar bisa diketahui seberapa besar air sungai itu mengalami pencemaran.

”Jika sudah diperiksa kualitas airnya kita bisa  tahu tingkat pencemarannya, yang bisa melakukan pemeriksaan air itu adalah badan lingkungan hidup (BLH),” tuturnya.

Dengan kondisi ini, Menurut Suhaimi, Masyarakat juga berharap ada bantuan program air bersih untuk mereka, agar tidak tergantung lagi dengan air sungai.

”Jika kondisi air sungai baik, tentu kita tidak perlu kawatir, karena tidak akan mengancam kesehatan masyarakat, jika kita lihat sekarang ini bantuan air bersih sangat mendesak,” tegasnya.

Sementara itu menurut Kepala BLH OKI, Silvia Sahara, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengkajian Dampak Lingkungan, Husin Asnawi mengatakan saat ini pihaknya sudah mendapatkan laporan tentang kondisi sungai tersebut.

”Dalam waktu dekat kita akan melakukan pemeriksaan kualitas air, mengenai pencemarannya kita belum tahu, karena harus di uji dulu,” tambahnya.(zhva)

Selamatan Bumi Sebagai Rasa Syukur

Written By nur on Selasa, 10 Juli 2012 | 10.39



KAYUAGUNG  – Masyarakat Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) merasa bersyukur atas hasil bumi yang melimpah yang mereka dapatkan, rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa tersebut diwujudkan dengan sedekah selamatan Bumi.

Sedekah Bumi Masyarakat Lempuing
Syukuran sedekah bumi ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati OKI H Ishak Mekki yang diwakili oleh Sekda H Ruslan Bahri yang diteruskan dengan kegiatan Peresmian Koperasi Mitra Tani Mandiri, serta temu wicara antar kelompok Tani sekecamatan Lempuing di desa Bumi Agung Kecamatan Lempuing, kemarin.

Sekda OKI dalam kesempatan tersebut mengatakan, Lempuing merupakan salah satu kecamatan terbaik yang ada dibumi bende seguguk, selain lumbung pangan OKI juga merupakan penopang pangan di Sumatera Selatan (sumsel) selain itu masyarakatnya hidup dengan rukun dan Makmur.

“Keadaan seperti ini tentu harus kita syukuri atas nikmat yang telah diberikan kepada kita,” ujar Sekda.

Menurut Sekda, untuk dengan semakin meningkatnya produksi hasil pertanian, pemerintah kabupaten akan berupaya untuk membangun untuk membangun gudang Dolog, dan hal ini akan dibicarakan dengan pihak bulog OKI.

“Kita sadari dengan semakin meningkatnya hasil pertanian di Kecamatan Lempuing memang sangat diperlukan Gudang Dolog. akan membicarakan hal ini dengan Bulog OKI.” Ujar Sekda.

Selain pembangunan Bulog, saat ini pemerintah juga tengah mempecepat pembangunan saluran Irigasi teknis yang akan mengaliri areal pertanian di kecamatan lempuing, dimana pada tahun 2013 mendatang pembangunannya dapat dirampungkan.

“Untuk Pembangunan  Irigasi, saat ini sudah masuk tahap gantirugi, dan ditargetkan tahun 2013 sudah rampung dan ini adalah upaya dalam mengingkatkan hasil pertanian.” Terangnya.

Camat Lempuing, Hendri, SH, MM mengatakan kesejahteraan masyarakat Lempuing saat tidak terlepas dari perhatian Pemkab OKI kepada Kecamatan Lempuing,  mengingat berbagai pembangunan infrastruktur terus dilakukan dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat, menurutnya, sedekah bumi ini merupakan wujud syukur masyarakat atas limpahan hasil bumi.

 "Terimakasih kepada Bapak Bupati yang terus memberikan perhatian kepada Kecamatan Lempuing dan Kecamatan lainnya di Kabupaten OKI ini. Untuk tahun ini anggaran pembangunan di Kecamatan Lempuing meningkat menjadi 12 Milyar  yang mana tahun kemarin sebesar 9 Milyar, wujudnya dalam bentuk  pembangunan dan peningkatan jalan- jalan di Kecamatan Lempuing ini" kata Hendri.

Wijayanto Ketua Koperasi Mitra Tani Mandiri, mengatakan koperasi yang diresmikan ini berdiri sejak tahun 1996 dan saat ini Koperasi yang bergerak pada usaha simpinjam ini memiliki anggota sebanyak 170 orang.

"Alhamdulilah kita dapat menyelesaikan pembangunan gedung koperasi yang dibangun pada tahun 2011 ini. dengan Anggota 170 orang, Koperasi ini bergerak pada usaha simpan pinjam dan omset yang kita miliki sekarang lebih dari satu Milyar" Ujar Wijayanto. (zhva)

Pimpinan SKPD Harus Cepat Tanggap

KAYUAGUNG – Para Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) diminta cepat tanggap dalam menghadapi berbagai persoalan yang timbul ditengah masyarakat yang berkaitan dengan bidang tugas masing-masing.

Hal tesebut diungkap oleh Bupati OKI Ir H Ishak Mekki MM, saat dicegat oleh sejumlah wartawan usai memimpin rapat intern dengan seluruh kepala SKPD, Selasa (10/7). Rapat evaluasi yang membahas kinerja seluruh SKPD ini berlangsung sekitar 2 jam dan tertutup bagi kalangan pers.

Bupati OKI menjelaskan, cepat tanggap tersebut maksudnya  para pimpinan SKPD harus memiliki pemikiran cerdas dan wawasan luas terkait bidangnya. Seluruh SKPD harus mampu memajukan dan meningkatkan kinerja.

Para SKPD ditugasi memimpin badan, dinas dan kantor di jajaran Pemkab OKI sehingga instansi tersebut harus bisa berkembang. Kepala SKPD harus mampu bekerja dengan baik, benar dan maksimal agar instansi yang yang dipimpin akan maju.

”Kalau kepala SKPD-nya acuh dan tidak banyak berbuat, siapa lagi yang akan memikirkan SKPD tersebut,”kata Ishak Mekki didampingi Kabag Pemerintahan Setda OKI Drs H Arif Akhadi.

 Ia mencontohkan Dinas Pertanian OKI, kepala dinasnya harus memikirkan dan melaksanakan bagaimana agar pertanian di OKI ini berkembang dan maju. Termasuk dengan bisa menghasilkan panen yang baik dan mampu mencari solusi bisa terjadi kendala.

”Misalnya terjadi puso atau gagal panen, kepala dinas pertanian harus punya terobosan agar tidak terjadi puso atau gagal panen. Cari tahu penyebabnya apa, dianya (kepala dinas) yang harus memiliki pemikiran ini. Jangan justru orang lain yang memiliki saran, artinya kepala dinas ini harus cepat tanggap,”urai bupati.

           
Menurut Ishak, sejauh ini para pimpinan SKPD dalam jajarannya sudah melaksanakan tugas dengan baik, hal ini dapat dilihat juga dari Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) OKI menjadi terbaik di Sumsel tahun 2011 lalu, demikian juga dengan hasil  Ini hasil penilaian dan evaluasi dari Pemrov Sumsel tahun lalu.

“Ini tentunya berkat kerja keras seluruh SKPD. Misalnya pengurusan surat menyurat dan berkas telah dilakukan dengan baik dan didukung dengan laporan administrasi yang baik. Alhamdulilah, laporan keuangan OKI tahun 2011 mendapat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian dari BPPK RI Sumsel,”cetusnya lagi.

Terpisah Kabag Pemerintahan, Arif Akhadi mengatakan, melalui rapat evaluasi ini diharapkan kedepan kinerja akan semakin baik, sehingga berbagai target yang akan dicapai dapat terwujud.(zhva)

LPPD OKI ditargetkan Masuk 10 Besar Nasional

KAYUAGUNG – Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang pada tahun 2011 lalu menduduki peringat terbaik di Sumatera Selatan berdasarkan hasil penilaian Kementrian dalam Negeri (kemndagri). Pada tahun 2012 ini pemerintah setempat  menargetkan  bisa masuk 10 besar terbaik tingkat nasional.

Hal ini diungkapkan Bupati OKI Ishak Mekki, saat ditemui usai memimpin rapat koordinasi dengan seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di ruang bende seguguk (BS) I Setda OKI kemarin (10/7).

” Hasil penilaian kementrian dalam Negeri, LPPD OKI tahun 2011 mendapat nilai tertinggi untuk lingkup provinsi Sumsel, hasil ini merupakan suatu hasil kerja dari seluruh jajaran pemkab OKI.” ujar Bupati.

Dengan pencapaian prestasi ini, Ishak berharap tahun 2012 ini dapat ditingkatkan lagi, mengingat prestasi yang dapat diraih itu harus dipertahankan dan bila perlu harus ditingkatkan.

”Kalau tahun 2011 OKI masuk dalam peringkat 74 untuk tingkat Nasional, dan terbaik se-Sumsel, kita targetkan tahun 2012 ini kita bisa masuk dalam peringkat 10 besar tingkat Nasional,” terang Bupati.

Selain mendapat LPPD terbaik Se-Sumsel tahun 2011, Menurut Bupati, Kabupaten OKI juga meraih Laporan Keungan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Opini tersebut didasarkan atas akuntabilitas laporan keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sudah lengkap, dokumen dan bukti-bukti transaksi keuangan juga dinyatakan lengkap serta laporan keuangan telah disusun berdasarkan standar akuntansi pemerintah.

“Melalui rapat yang kita lakukan ini merupakan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja jajaran pemerintah sehingga apa yang menjadi tujuan bersama dapat diwujudkan.” Katanya.

Sementara itu ditambahkan oleh Kepala bagian (Kabag) Pemerintahan Kabupaten OKI, Arif Akhadi, saat ditemui diruang kerjanya mengatakan, pihanya akan berusaha agar LPPD kabupaten OKI terus membaik, kalau tahun 2011 sesuai keputusan Mendagri, kita dapat skor 2.7899, terbaik di Sumsel dan peringkat 74 tingkat nasional, prestasi ini harus kita tingkatkan,” katanya.

Menurut dia, peran LPPD sangat penting, karena merupakan perwujudan transparansi dan akuntabilitas serta kinerja kepala daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Selain itu, menurutnya,  SKPD  harus saling berkoordinasi dan berkonsolidasi dalam menyampaikan LPPD yang akurat, lengkap dan benar kepada pusat.

"Kita menyampaikan laporan harus tepat waktu, jika perlu sebelum waktu yang ditetapkan kita sudah menyampaikannya. Laporan yang dibuat pun harus akurat, lengkap dan benar. Dan keakuratan serta kebenaran laporan itu bisa dicapai jika SKPD  saling bekerjasama," jelasnya.

Ditambahkannya dalam Poin penilain itu, diantara Pemkab OKI harus memenuhi persyaratan dalam Indikator Kinerja Kunci (IKK) untuk LPPD yang menjadi penilaian utama dari Tim Nasional Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPD) yang dibentuk oleh Kementerian Dalam Negeri.

"Indikatornya meliputi akuntabilitas kinerja keuangan dan akuntabilitas kinerja pemerintahan. Kemudian PP Nomor 38/2007 tentang urusan penyelenggaraan pemerintahan, serta pelayanan publik yang terkait dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM)," katanya.(zhva)

Pasal Cewek, Budi Tewas Ditikam

KAYUAGUNG  Hanya gara-gara rebutan seorang cewek, dua orang pemuda di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) akhirnya terlibat adu fisik. Bahkan, satu diantaranya harus meregang nyawa lantaran menderita luka tusuk di bagian dada kanannya.

Korban dimaksud adalah Budi Kurniawan bin Abdullah (30), warga Lorong Kabul, Kelurahan Cintaraja, Kecamatan Kayuagung. Sementara pelaku diduga bernama Tonga (37), warga Jalan Merdeka Kelurahan Mangunjaya, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten OKI.

AKBP Agus Fatchulloh, SIK

Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, peristiwa pembunuhan yang terjadi pada Senin (9/7), sekitar pukul 22.30 WIB bertempat di Jalan Umum Desa Serigeni Lama, Kecamatan Kayuagung tersebut bermula ketika antara korban Budi dan pelaku Tonga bertengkar mulut di Terminal Kayuagung sekitar pukul 21.00 WIB. Pertengkaran ini diduga lantaran keduanya berebut seorang cewek yang sama-sama baru mereka kenal.

Pertengkaran ini sempat mereda lantaran korban Budi meninggalkan pelaku sendirian di Terminal Kayuagung, sementara korban pergi menuju Desa Serigeni Lama dengan mengendarai sepeda motor untuk keperluan suatu hal. Namun rupanya, pelaku Tongah mengikuti dari belakang kemana arah korban Budi pergi. Keduanya pun kembali terlibat keributan ketika bertemu di Desa Serigeni Lama.

Kali ini, pelaku Tongah yang sudah naik pitam langsung mencabut sebilah senjata tajam jenis pisau garpu ketika berpapasan dengan korban di Jalanan Umum Desa Serigeni Lama. Korban yang masih berada diatas sepeda motornya langsung ditikam pelaku dengan pisau di bagian dada kanannya dan langsung tersungkur. Seketika korban tewas akibat darah yang mengalir cukup banyak, sementara pelaku kabur meninggalkan korban sendirian.

Mayat korban akhirnya ditemukan warga yang melintas dan langsung dilaporkan ke Polsek Kota Kayuagung. Tak lama, Kapolsek Kota Kayuagung AKP Karimun Jaya SH bersama anggota langsung terjun ke lokasi serta menghubungi Tim Inafis Polres OKI yang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres OKI, AKBP Agus Fatchulloh SIk, didampingi Kasat Reskrim, AKP H Surachman, Kasubag Humas, AKP A Halim dan Kapolsek Kota Kayuagung, AKP Karimun Jaya mengatakan, peristiwa pembunuhan tersebut diduga berawal dari perebutan seorang cewek diantara keduanya.

“Ada informan kami melihat awalnya korban dengan pelaku terlibat perselisihan di Terminal Kayuagung. Setelah itu korban pergi dengan sepeda motornya dan langsung diikuti pelaku. Ketika bertemu kembali, diduga pelaku langsung menghabisi nyawa korban,” ujar Kapolsek. Selasa (10/7).

Beberapa menit setelah kejadian, kata dia, pihaknya langsung menggerebek kediaman pelaku di Jalan Merdeka Kelurahan Mangunjaya Kayuagung.

 “Namun saat digerebek pelaku tidak berada di rumahnya. Kasus ini akan terus kita dalami sembari melakukan pengejaran terhadap pelaku,” tandasnya. (zhva)

Jelang Puasa Disnak OKI Tambah Pasokan Daging

KAYUAGUNG - Untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan Daging menjelang Ramadhon mendatang, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas peternakan akan melakukan pendistribusian daging, hal ini dilakukan karena permintaan daging dipasaran saat ini terus menunjukkan peningkatan.

Kepala dinas peternakan Kabupaten OKI, Amiruddin mengatakan, untuk menyambut bulan suci Ramadhan pihaknya telah melakukan survey kebutuhan daging dibeberapa pasar seperti pasar pagi kayuagung dan pasar tugumulyo menurutnya dari hasil survey tersebut kebutuhan akan daging khususnya untuk masyarakat OKI terus mengalami peningkatan.

 “Menjelang Puasa dan lebaran inikan biasanya permintaan daging dipasaran meningkat untuk itu kita dari dinas peternakan akan melakukan pendistribusian daging baik sapi maupun ayam, ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan Daging di OKI sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kesulitan mendapatkan daging”ungkapnya.

Dikatakannya, Stok yang disiapkan Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten OKI ini tak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnyasekitar 300 ekor sapi dan 150.000 ekor ayam

“Untuk stok sapi sekitar 300 ekor, itu dipasok bukan hanya dari kelompok tani di OKI saja, tetapi ada juga pasokan dari OKU Timur, Lampung dan Jawa Kebutuhan daging sapi ini tidak jauh berbeda dengan Lebaran tahun sebelumnya,”bebernya.

Ditambahkannya, pihaknya akan menyiapkan beberapa Jenis sapi,mulai dari jenis sapi PO (ukuran besar), sapi lokal, dan jenis sapi lainnya. Menurutnya, lonjakan permintaan baru akan terasa mulai H-3 Lebaran nanti. Selain daging sapi, pihaknya juga sudah menyiapkan 150.000 ekor ayam. Ratusan ribu ayam ini dipasok dari kandang ayam milik petani di OKI.“Kebutuhan daging,baik sapi maupun ayam di OKI terbilang tinggi” cetusnya.

Lebih lanjut dikatakannya, Kebutuhan daging sapi untuk konsumen dalam satu bulan saja mencapai 72 ton,sementara kebutuhan daging ayam mencapai 100 ton/bulan.

“Kita bersyukur, sampai sekarang, semua kebutuhan itu bisa terpenuhi,” tukasnya. 

Kondisi serupa juga terjadi telur ayam negeri, di mana kebutuhan juga sangat tinggi sekitar 1-2 ton per bulan.Kemudian selama bulan puasa dan Lebaran nanti,kebutuhan daging dan telur diperkirakan meningkat dari hari-hari biasanya. 

 “Untuk kebutuhan telur selama puasa dan Lebaran, kita prediksi mencapai 5 ton, itu dinilai masih dalam tahap wajar karena keperluan masyarakat untuk membuat kue Lebaran”jelasnya.

Lanjut Amiruddin, pihaknya bekerjasama dengan Dokter Hewan akan terus memantau kondisi kesehatan ternak yang masuk agar benar-benar sehat sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat.

”Masyarakat tidak perlu khawatir untuk mengonsumsi daging. Tim kita dari UPTD Peternakan akan memantau kondisi kesehatan hewan ternak setiap hari,”tegas nya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan dilapangan, Saat ini harga daging sapi dipasaran berkisar Rp 90.000–Rp100.000/- kg. Harga ini naik dari harga sebelumnya yang hanya Rp 75 ribu-Rp80ribu per Kg dan Diprediksi harga tersebut akan mengalami kenaikan menjelang lebaran mendatang untuk itu dinas peternakan OKI menghimbau kepada seluruh pedagang Daging dikabupaten OKI untuk tidak menaikkan harga yang tidak wajar. (zhva)
Widget Slideshow
Jadilah salah satu penggemar dari kami

Total Tayangan Halaman

Kunjungan

free counters

Comments

 
Support : Creating Website | ayank zhva | ayank zahva
Copyright © 2011. BENDE SEGUGUK - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Ayank Template
Proudly powered by Blogger