KAYUAGUNG – Warga penghuni perumahan guru kelurahan Kutaraya Kecamatan Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) meminta pemerintah setempat agar memberikan kepastian terhadap permohonan yang disampaikan warga untuk melelang perumahan yang telah mereka diami selama ini.
Pasalnya, hingga saat ini usulan yang disampaikan para penghuni perumahan baik yang masih aktif maupun sudah pensiun tersebut tak kunjung ada jawaban pasti meskipun usulan telah disampaikan sejak 8 tahun lalu, meskipun jika dilihat dari kelayakan untuk dilakukan lelang perumahan tersebut sudah memenuhi persyaratan.
Setidaknya ada sekitar 47 bangunan perumahan yang didiami para tenaga pendidik ini bersama keluarganya sejak puluhan tahun silam, sebagian dari para guru ini juga sudah memasuki masa pensiun, para guru ini merasa khawatir suatu saat mereka bisa saja “diusir” dari perumahan tersebut, sebab usulan untuk mengajukan lelang perumahan tersebut tak kunjung ditanggapi oleh pemerintah setempat.
Menurut Lukman (65), salah satu warga yang tinggal di komplek perumahan guru, tersebut mengatakan bahwa usulan kepada pemerintah Kabupaten sudah dilayangkan sejak tahun 2003 yang lalu tetapi hingga sekarang ini belum ada kepastian dari pemerintah.
” Kita butuh kepastian dari pemerintah, perumahan itu bisa dilelang atau tidak,” kata lukman.
Menurutnya, masyarakat saat ini sudah berulang kali menyampaikan hal tersebut termasuk setiap ada reses anggota Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) selalu disampaikan tetapi hingga saat ini belum ada jawaban dari Pemerintah.
” Menurut anggota dewan, sudah dibuat rekomendasi kepada Bupati OKI, tetapi sampai sekarang belum ada kejelasannya,” terangnya.
Menurut Lukman, jika memang usulan tersebut tidak bisa dipenuhi atau pemerintah tidak bisa mengabulkan usulan agar dilakukan lelang, maka para penghuni perumahan akan bersiap-siap untuk angkat kaki atau persiapan mencari perumahan, begitu juga sebaliknya jika memang diperbolehkan untuk dilelang maka warga penghuni perumahan tentu akan mempersiapkannya.
Disamping itu, para penghuni perumahan juga merasa kebingungan jika hendak merehap rumah tersebut, sebab takutnya nanti sudah diperbaiki justru harus angkat kaki, sementara jika tidak diperbaiki kondisinya menghawatirkan penghuni itu sendiri.
“Rumah ini kami merasa seperti milik sendiri, tentu kami berharap pemerintah dapat mengabulkan permohonan ini,” ujarnya seraya mengatakan,
Sementara itu menurut Anggota DPRD OKI, Husni Tamrin, saat dibincangi kemarin, mengatakan memang sudah selayaknya perumahan guru itu dilelang, Sebagaian besar yang tinggal disana kebanyakan sudah pensiun, bahakan ada yang enggan untuk pindah.” Mereka sudah direnovasi rumah yang dihuninya itu, sulit untuk pindah,” ujarnya.
Saat ini warga yang menghuni perumahan tersebut memang menunggu kepastian terhadap usulan mereka apakah perumahan itu akan dilelang atau tidak.
” Masyarakat sebenarnya berharap perumahan itu segera dilelang, mereka siap untuk membelinya, kalau memang tidak akan dilelang maka mereka akan segera pindah,” jelasnya.
Menurutnya perumahan guru tersebut sudah berumur sekitar 25-30 tahun lebih, dan jika dilihat dari kondisinya memang sudah selayaknya perumahan tersebut untuk dilelang.
” Mengenai usulan dari masyarakat sudah kita bahas dan sudah kita rekomendasikan ke Bupati, jika kita Tanya pihak pemkab, jawabannya saat ini usulan tersebut sedang dibahas,” imbuhnya.
Menurut Husni Thamrin, pihaknya juga saat ini sedang meneliti surat yang diajukan oleh warga ke DPRD melalui komisi yang bersangkutan, jika memang nantinya mengharuskan ada rapat pembahasan dengan pemkab maka pihaknya akan menempuh jalur tersebut.
“Kita lihat nanti, jika memang harus, maka kita akan panggil instansi yang terkait untuk membicarakan hal ini, sebab kita juga harus mempertimbangkan jika nanti perumahan ini dilelang apakah ada lokasi lain yang dapat dijadikan perumahan untuk para guru." pungkasnya.

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !